Potensi Meningkatnya Ekonomi Digital Indonesia Setelah Pandemi

by | Apr 27, 2022

Sektor keuangan Indonesia diperkirakan akan meningkat secara signifikan setelah penurunanyang disebabkan oleh pandemi. Daya Qarsa telah melakukan riset dan menemukan beberapa faktor yang berkontribusi dalam peningkatan sektor ini.

Pertama adalah Indonesia sebagai negara dengan jumlah populasi penduduk terbesar di Asia Tenggara. Proporsi sumber daya manusia yang besar tersebut membuka peluang munculnya wirausaha dari kalangan masyarakat. Kedua adalah tingkat urbanisasi yang cukup tinggi, yaitu sebesar 55% pada tahun 2020, lebih tinggi dari Thailand, Filipina, Vietnam, dan Myanmar. Lalu, ketiga, Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah pengguna internet tertinggi di ASEAN, walaupun laju pertumbuhan penggunanya [LW3] [ll4] masih lebih lambat dibandingkan negara ASEAN lainnya.

Faktor-faktor tersebut membuat Indonesia memiliki potensi besar dalam mengembangkan ekonomi berbasis digital. Namun, faktanya dengan pertumbuhan populasi penduduk, tingkat urbanisasi, dan jumlah pengguna internet yang positif tersebut, Indonesia merupakan negara dengan proporsi unbanked people terbesar ketiga di ASEAN. Jumlah penduduk yang tidak memiliki akses ke layanan perbankan masih cukup tinggi.

Dari total populasi dewasa penduduk Indonesia, 51% diantaranya unbanked atau belum memiliki akun bank, 26% underbanked atau memiliki akun bank tetapi belum memiliki akses untuk kredit, investasi, dan asuransi, dan hanya 23% yang memiliki akses penuh terhadap berbagai akses layanan keuangan.

Dengan laju pertumbuhan sektor jasa keuangan yang signifikan dan masih banyaknya masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan, Indonesia memiliki potensi untuk memperoleh layanan keuangan perbankan yang menjanjikan. Untuk mewujudkan potensi inklusi keuangan, infrastruktur memiliki peran penting agar pemerintah dapat mendorong akses yang ingin dicapai berbagai lapisan masyarakat.

Saat ini, dikarenakan semakin beragamnya aplikasi seluler yang ditawarkan, jenis aktivitas yang dihabiskan orang Indonesia dengan koneksi internet pun semakin beragam. Namun, proporsi penggunaan aplikasi perbankan tidak sebesar aplikasi dengan fungsi lain, seperti social networking, hiburan atau video, gim, dan lainnya. Adanya kecenderungan masyarakat yang semakin bergantung pada konektivitas internet meningkatkan kemungkinan pengguna Indonesia untuk mengadopsi fungsi digital dalam layanan keuangan.

Menurut data yang ditemukan, masyarakat Indonesia pun cenderung adaptif dengan konsepdan transaksi perbankan digital (virtual banking), dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Hal ini juga berpotensi memberikan keuntungan besar bagi bank yang kompetitif. Sudah banyak bank yang berinovasi memiliki virtual bank account untuk memudahkan masyarakat melakukan transaksi.

Indonesia memiliki potensi besar dalam mengembangkan ekonomi digitalnya. Saat ini pun sudah banyak bank-bank digital Indonesia yang tampil dan bersaing dengan start-up dan fintech dalam mengembangkan platform baru yang memudahkan nasabahnya untuk melakukan aktivitas perbankan. Bahkan telah ramai di kalangan pelaku industri keuangan bahwa jenis baru dari bank digital, yaitu Neobank, sebuah inovasi dalam teknologi keuanganyang menawarkan layanan perbankan digital tanpa cabang atau hadir sepenuhnya secara online, dapat mendisrupsi industri perbankan dan fintech yang sudah ada saat ini.

Untuk itu, Daya Qarsa merekomendasikan strategi peningkatan digitalisasi perbankan melalui pendekatan segmentasi dan produk, serta pasar. Perbankan dapat mengidentifikasi target yang tepat dan menciptakan produk dan layanan yang sesuai dengan perilaku masyarakat atau segmennya. Tujuannya agar perbankan dapat terus menawarkan kemudahan dan cara kerja yang sesuai dengan gaya hidup masyarakat modern saat ini dan tumbuh secara berkelanjutan.

Daya Qarsa telah menemukan empat segmen non-nasabah melalui FGD (Focus Group Discussion) dan survei daring yang dikategorikan berdasarkan tingkat digitalisasi dan kompleksitas kebutuhan perbankan.

Mari bahas bersama kami dalam artikel selanjutnya!

Related Article

Share via
Copy link
Powered by Social Snap